Menganyam Tradisi, Menjaga Warisan Budaya Desa Baliku

1785306727621.jpeg
Gambar: - ( Ledy Ferethy Ruth ) Sumber: https://baliku.krayantengah.my.id/

Di tengah perkembangan zaman, ibu-ibu PKK Desa Baliku tetap semangat melestarikan kerajinan tradisional dengan membuat bakul dari bahan bambu. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk menjaga budaya sekaligus memanfaatkan bahan alam yang mudah ditemukan di sekitar desa.

Pada kegiatan ini, salah satu anggota PKK dengan penuh kesabaran menganyam bilah-bilah bambu hingga menjadi sebuah bakul yang kuat dan rapi. Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian dan ketekunan karena setiap helai bambu harus disusun dengan baik agar menghasilkan bentuk yang indah dan kokoh.

Bakul yang dibuat memiliki corak yang menarik dari perpaduan warna alami bambu dengan sentuhan cat berwarna ungu, biru, dan merah. Perpaduan warna tersebut membuat bakul terlihat lebih indah, unik, dan memiliki nilai seni, tanpa mengurangi fungsinya sebagai wadah untuk berbagai keperluan rumah tangga.

Bakul dari anyaman bambu memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk membawa hasil panen, menyimpan barang, atau digunakan sebagai wadah berbagai keperluan rumah tangga. Selain berguna, kerajinan ini juga memiliki nilai jual yang dapat membantu menambah penghasilan keluarga.

Kerajinan anyaman bambu ini menjadi bukti bahwa tradisi dapat terus hidup di tengah perkembangan zaman. Dengan tangan-tangan terampil ibu-ibu PKK Desa Baliku, setiap anyaman bukan hanya menghasilkan sebuah bakul, tetapi juga menjaga warisan budaya agar tetap dikenal, dihargai, dan terus dilestarikan.



Bagikan post ini: